Unit 4000 IRGC Iran Dituduh Targetkan Tanjung Priok, Ahlubait Indonesia Pertanyakan Pengaitan Ketua Umumnya

9 hours ago 5

loading...

Ahlubait Indonesia pertanyakan pengaitan nama Ketua Umum dan anggota Dewan Syura mereka dengan dugaan operasi Unit 4000 IRGC. Foto/Iran International

JAKARTA - Ahlulbait Indonesia (ABI) menyampaikan hak jawab setelah nama petinggi dan anggotanya disebut dalam pemberitaan tentang Unit 4000 Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang dituduh akan melakukan operasi di wilayah Asia Timur. Dalam pemberitaan itu disebutkan bahwa pelabuhan Tanjung Priok di Indonesia menjadi salah satu target.

ABI mempertanyakan pengaitan Ketua Umum Ustaz Zahir Yahya, dan Anggota Dewan Syura Ustaz Abdullah Assegaff dengan dugaan operasi Unit 4000 IRGC.

Baca Juga: Unit 4000 IRGC Iran Disebut Targetkan Tanjung Priok Indonesia, Benarkah?

Pemberitaan tersebut merujuk pada laporan Iran International yang ditulis Mojtaba Pourmohsen pada 31 Agustus 2026 berjudul “IRGC Unit 4000 plans attacks on shipping in East Asia, sources say”.

Sindonews ikut mengulas pemberitaan itu dengan judul "Unit 4000 IRGC Iran Disebut Targetkan Tanjung Priok Indonesia, Benarkah?" Ulasan tentang Tanjung Priok disebutkan dalam pemberitaan Iran International, di mana tokoh-tokoh penting ABI disebut di dalamnya. Pengaitan nama-nama tokoh inilah yang dipertanyakan ABI.

"Laporan itu mengutip sumber yang identitasnya tidak dibuka dan mengaitkan Zahir Yahya serta Abdullah Saqqaf, nama yang digunakan dalam laporan tersebut untuk Abdullah Assegaff, dengan dugaan perekrutan calon agen Unit 4000," kata ABI dalam hak jawabnya yang diterimaSindonews.

Dalam pemberitaan yang beredar, Zahir Yahya dikaitkan dengan peran sebagai perantara yang memperkenalkan calon agen kepada Unit 4000, sementara Abdullah Saqqaf disebut sebagai tokoh Indonesia lain yang dikaitkan dengan perekrutan tersebut.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |