Kapal Induk Terbang China: Senjata Super atau Propaganda?

1 day ago 6

loading...

Televisi pemerintah China menyiarkan kapal induk terbang bernama Luanniao. Namun, para pakar meragukan kapal induk terbang ini nyata. Foto/CCTV

BEIJING - Kapal induk terbang China bernama Luanniao ini lebih besar dari kapal perang mana pun yang digunakan saat ini dan lebih berat dari kapal tanker super. Luanniao dimaksudkan untuk membentuk peperangan masa depan—dari luar angkasa. Namun para pakar menggambarkan senjata super ini sebagai teater berteknologi tinggi dengan pesan politik.

China merencanakan sistem pertahanan udara dan antariksa terintegrasi yang dikenal sebagai Nantianmen (Gerbang Surgawi). Intinya adalah kapal induk terbang Luanniao, yang berukuran panjang 242 meter (794 kaki), bentang sayap 684 meter dan dilaporkan memiliki berat hingga 120.000 ton saat lepas landas—massa yang mengesankan. Dari deknya, pesawat tempur antariksa tak berawak, yang disebut Xuannu, akan meluncurkan rudal hipersonik dan menyerang target di atmosfer dan di orbit.

Baca Juga: Citra Satelit China Ungkap Kehadiran Cepat Militer AS di Timur Tengah, tapi Iran Sulit Di-'Venezuela'-kan

"China telah lama menjadi nomor dua di bidang antariksa—di belakang Amerika Serikat, tetapi jauh di depan Eropa," kata pakar keamanan antariksa Juliana Süß dari Institute for International and Security Affairs (SWP) Jerman dalam sebuah wawancara dengan DW, yang diterbitkan Senin (2/2/2026).

"Beijing telah menginvestasikan sejumlah besar uang," katanya. "Antariksa memainkan peran prestise yang jelas bagi kepemimpinan dan sangat penting untuk kemampuan militer."

Dari segi berat saja, kapal induk luar angkasa yang direncanakan akan melampaui kapal induk terbesar yang ada saat ini sekitar 20%. Meskipun panjangnya lebih pendek, bentang sayapnya akan jauh lebih lebar daripada kapal induk maritim konvensional di laut. Kapal induk terbesar yang saat ini beroperasi, USS Gerald R. Ford Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), memiliki panjang sekitar 337 meter dan lebar 78 meter serta berat sekitar 100.000 ton termasuk bahan bakar, awak, dan peralatan.

Sebuah laporan singkat tentang program militer "Lijian" di stasiun televisi pemerintah China, CCTV, menggambarkan kapal induk terbang yang diumumkan sebagai model 3D fotorealistik yang melayang di atas Bumi, melepaskan jet luar angkasa dan menembakkan senjata di luar angkasa. Cuplikan dari acara tersebut beredar secara online, termasuk dalam rekaman di YouTube.

Para pakar meragukan kapal induk luar angkasa raksasa tersebut.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |