loading...
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menggelar Rapat Kerja Gubernur Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (Rakergub FKD-MPU) Tahun 2026 di Semarang. Foto/Ist
SEMARANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menggelar Rapat Kerja Gubernur Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (Rakergub FKD-MPU) Tahun 2026 di Semarang, Selasa (12/5/2026). Forum tersebut mempertemukan 10 provinsi anggota MPU guna memperkuat konektivitas dan kerja sama antardaerah menuju swasembada pangan serta ketahanan energi nasional.
Rakergub FKD-MPU 2026 mengusung tema “Sinergi MPU 2026: Memperkuat Konektivitas Antarwilayah Menuju Swasembada Pangan dan Ketahanan Energi Nasional”. Kegiatan dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi selaku tuan rumah dan dihadiri Wakil Gubernur DI Yogyakarta serta NTB, juga pimpinan delegasi dari Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur.
Baca juga: Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Kembali Berstatus Internasional
Dalam forum tersebut digelar diskusi panel yang dipandu jurnalis senior Dessy Anwar dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari pemerintah pusat. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto memaparkan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan energi berkelanjutan.
Menurut Bima Arya, 10 provinsi anggota FKD-MPU memberikan kontribusi sebesar 62 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, kolaborasi antardaerah dinilai penting untuk menjaga stabilitas pangan dan energi nasional.
“Energi ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Presiden telah memberikan arahan agar harga BBM subsidi tetap stabil sampai akhir tahun ini. Juga percepatan transformasi ke kendaraan elektrik, kalau bisa semua gubernur mulai memakai kendaraan listrik,” ujarnya.


































