Tanpa Sebut Iran, Yordania Klaim Tembak Jatuh 8 Rudal

3 hours ago 3

loading...

Militer Yordania klaim tembak jatuh 8 rudal yang memasuki wilayah udara kerajaan, tanpa menyebut Iran sebagai pihak penyerang. Foto/Roya News

AMMAN - Militer Yordania mengeklaim sistem pertahanan udaranya telah menembak jatuh delapan rudal yang memasuki wilayah udara kerajaan pada Senin (31/8/2026) pagi. Klaim ini muncul tak lama setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran meluncurkan serangan rudal dan drone terhadap dua pangkalan militer di Yordania yang digunakan oleh jet-jet tempur Amerika Serikat (AS).

"Angkatan Bersenjata Yordania menangani serangan-serangan ini dan berhasil menghancurkan rudal-rudal tersebut sebelum sempat menimbulkan ancaman bagi warga maupun properti," kata militer Yordania melalui seorang juru bicaranya, tanpa menyebut Iran sebagai pihak penyerang.

Baca Juga: Iran Balas Dendam, Bombardir 2 Pangkalan Jet Tempur AS di Yordania

IRGC Iran telah merilis rekaman video yang memperlihatkan peluncuran rudal-rudal balistik ke arah infrastruktur teknis dan perbaikan AS, serta posisi pesawat tempur, di Pangkalan Udara King Hussein dan Al-Azraq.

IRGC menyatakan telah melancarkan serangan gabungan rudal dan drone terhadap fasilitas militer AS di Yordania sebagai balasan atas serangan udara AS di Pulau Larak, Iran.

Menurut IRGC, operasi yang diberi nama "Hukuman bagi Agresor" tersebut menyasar pangkalan King Hussein dan Al-Azraq, serta menghancurkan infrastruktur teknis dan perbaikan berikut hanggar dan lokasi penempatan pesawat tempur musuh.

"Agresi dan kejahatan tidak akan menyelesaikan keputusasaan musuh dalam upaya melemahkan kendali Republik Islam atas Selat Hormuz, dan setiap serangan akan dibalas dengan respons yang jauh lebih dahsyat," bunyi pernyataan IRGC.

Sejumlah akun sumber terbuka atau OSINT melaporkan bahwa pasukan Iran meluncurkan sejumlah rudal ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania. Rekaman yang beredar secara daring memperlihatkan sistem pertahanan udara Patriot mencegat sejumlah rudal yang masuk di wilayah udara Yordania.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |