loading...
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada Iduladha 1447 H ini membagikan 292 hewan kurban di sekitar wilayah operasi perusahaan. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada Iduladha 1447 H ini membagikan 292 hewan kurban yang terdiri dari 186 ekor sapi dan 106 ekor kambing. Pembagian hewan kurban dilaksanakan secara bertahap mulai 19 Mei 2026 hingga 26 Mei 2026 melalui masjid, yayasan, pondok pesantren, serta pemukiman masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, Iduladha menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian dan semangat berbagi, khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan. Melalui penyaluran hewan kurban, SIG ingin menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus mempererat harmoni dengan para pemangku kepentingan.
"Sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian lokal, SIG membeli hewan kurban dari UMKM di masing-masing wilayah operasi perusahaan, dan memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui tes kesehatan sehingga aman dan layak untuk dikonsumsi. Harapan kami, kehadiran SIG tidak hanya berkontribusi terhadap pembangunan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar," ujar Vita Mahreyni dalam keterangan tertulis, Rabu (27/5/2026).
Baca Juga: SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai
Wilayah penyaluran hewan kurban dari SIG tersebar di 19 provinsi meliputi Aceh (Aceh Besar), Riau (Dumai), Sumatra Barat (Padang), Lampung (Bandar Lampung dan Lampung Selatan), Bengkulu, Sumatra Selatan (Palembang dan Ogan Komering Ulu), DKI Jakarta, Banten (Cilegon), Jawa Barat (Bogor dan Karawang), Jawa Tengah (Kendal, Rembang, Blora, Demak, Banyumas dan Cilacap), Jawa Timur (Tuban, Gresik, Probolinggo dan Banyuwangi), Bali (Buleleng), Kalimantan Barat (Mempawah), Kalimantan Timur (Samarinda), Sulawesi Selatan (Pangkep, Makassar), Sulawesi Barat (Mamuju), Sulawesi Tenggara (Kendari), Maluku Utara (Tidore Kepulauan), hingga Papua Barat (Sorong).

































