loading...
Anke Gowda mendirikan perpustakaan dengan koleksi sebanyak dua juta buku. Foto/X/@vivekbharth01
NEW DELHI - Anke Gowda sangat menyukai buku sejak kecil dan ingin menginspirasi orang lain untuk membaca juga. Dua juta buku, tersimpan di sebuah bangunan luas, gratis untuk dipinjam dan dibaca siapa saja.
Siapa Anke Gowda? Pria Pekerja India yang Buka Perpustakaan dengan Koleksi 2 Juta Buku
1. Mengumpulkan Buku selama 5 Dekade
Itulah kekayaan yang telah dikumpulkan Anke Gowda, seorang pensiunan pekerja pabrik gula dari negara bagian Karnataka di India selatan, selama lima dekade terakhir.
Pria berusia 79 tahun ini menjadi berita utama bulan lalu ketika ia menerima Padma Shri - penghargaan sipil yang diberikan oleh pemerintah federal - atas kontribusinya yang luar biasa dalam mempromosikan literasi dan pembelajaran.
2. Memiliki Koleksi Buku Langka
Gowda—yang koleksinya yang menakjubkan mencakup edisi langka Alkitab, bersama dengan buku-buku tentang setiap subjek yang dapat dibayangkan—berasal dari keluarga petani di mana buku adalah barang mewah.
"Saya tumbuh di desa. Kami tidak pernah mendapatkan buku untuk dibaca, tetapi saya selalu penasaran tentang buku. Saya terus berpikir bahwa saya harus membaca, mengumpulkan buku, dan menambah pengetahuan," katanya kepada BBC.
Perpustakaan Gowda terletak di Pandavapura, sebuah kotamadya kecil di distrik Mandya, Karnataka. Perpustakaan ini tidak memiliki organisasi yang kaku seperti yang biasanya diasosiasikan dengan perpustakaan. Bahkan, koleksi Gowda tidak memiliki pustakawan dan buku-buku ditumpuk di rak dan berserakan di lantai secara sembarangan.
Di luar, di bawah tenda perpustakaan terdapat karung-karung berisi sekitar 800.000 buku, yang masih menunggu untuk dibuka. Koleksi ini masih terus bertambah, melalui pembelian Gowda dan sumbangan dari orang lain.
Tempat ini sering dikunjungi oleh siswa, orang tua mereka, guru, dan pecinta buku. Para pengunjung tetap tampaknya sudah hafal seluk-beluk perpustakaan dan dengan mudah menemukan buku yang mereka butuhkan. Dan bahkan jika mereka tidak bisa, kata mereka, Gowda bisa menemukan apa saja.
Baca Juga: Unggah Video Keluarga Obama sebagai Kera, Trump Tak Mau Minta Maaf
3. Tidur di Perpustakaan
Gowda, istri dan putranya tinggal di sudut perpustakaan, yang buka setiap hari dalam seminggu - dan selama berjam-jam.
Gowda menghabiskan masa kecilnya dengan menyeimbangkan sekolah dan membantu ayahnya bekerja di ladang. Dia sering meminta uang kepada orang tuanya dan kakak perempuannya untuk membeli buku.
Ketika ia mulai membaca buku-buku tentang pejuang kemerdekaan India dan pemimpin spiritual, ia langsung ketagihan.
"Buku-buku itu seperti permen," katanya.
4. Terinspirasi oleh Seorang Guru
Terinspirasi oleh seorang guru, ia mulai mengumpulkan koleksi buku kecil agar siswa lain dari daerah pedesaan juga dapat membaca.
































