Detik-detik Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok Terjaring OTT KPK

2 hours ago 3

loading...

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (6/2/2026) malam. Foto: Nur Khabibi

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan detik-detik penangkapan para pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang di antaranya menjaring Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok I Wayan Eka Mariarta (EKA) dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan (BBG) pada Kamis (5/2/2026). Detik-detik pemantauan tersebut ditampilkan dalam layar monitor saat konferensi pers penetapan dan penahanan tersangka perkara tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan pihaknya menerima informasi penyerahan uang sekira pukul 04.00 WIB. Namun, terpantau mulai ada pergerakan sekitar pukul 13.39 WIB.

"Tim juga memantau pergerakan saudara ALF yang merupakan staf keuangan dari PT KD (Kabhara Digdaya) mengambil uang senilai Rp850 juta sesuai dengan kesepakatan dari pihak PT KD dengan pihak PN ya, yang itu sudah dinego dari semula harga atau senilai Rp1 miliar," kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (6/2/2026) malam.

Baca juga: KPK Tetapkan Ketua dan Wakil PN Depok Tersangka Kasus Dugaan Korupsi, Langsung Ditahan

Budi menyebutkan, uang ratusan juta itu dicairkan dari salah satu Bank di Cibinong berdasarkan underlying fiktif. Sejalan dengan itu, tim KPK juga memantau pergerakan Trisnado Yulrisman selaku Direktur Utama PT. Karabha Digdaya (KD) yang tiba di kantornya.

Selain itu, pergerakan dari pihak PN Depok juga tidak lepas dari pemantauan. Pihak PT KD dan PN Depok sepakat bertemu untuk penyerahan uang di Emerald Golf Tapos.

"Jadi ini tim memantau pergerakan tiga mobil kemudian terjadi pertemuan dan sekitar pukul 19.00 WIB terjadi penyerahan uang yang kemudian uang yang diserahkan dari pihak PT KD kepada pihak PN Depok dalam hal ini YOH ya, lalu diamankan oleh tim," ujarnya.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |