Pekerjaan Preservasi Tol Terus Dilakukan, Jasa Marga Pastikan Keselamatan Perjalanan

8 hours ago 7

loading...

JMTM terus melanjutkan pekerjaan preservasi di sejumlah ruas jalan tol Jasa Marga Group untuk menjaga kondisi perkerasan jalan tol tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) terus melanjutkan pekerjaan preservasi di sejumlah ruas jalan tol Jasa Marga Group untuk menjaga kondisi perkerasan jalan tol tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Sebagai public service company, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Marga untuk menjaga kualitas infrastruktur sekaligus memastikan perjalanan tetap lancar, aman, nyaman dan berkeselamatan di sepanjang jalan tol Jasa Marga Group.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, preservasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas, keandalan, dan keberlanjutan jalan tol. Pekerjaan dilakukan secara berkala dengan mengutamakan aspek keselamatan, mengingat jalan tol secara terus-menerus menerima beban lalu lintas yang tinggi, termasuk kendaraan dengan muatan berlebih atau Over Dimension Overloading (ODOL) yang dapat mempercepat penurunan kualitas dan umur layanan perkerasan. Baca juga: Pembiayaan Jalan Tol, ATI: Kurangi Beban APBN, Perbesar Peran Swasta

“Jasa Marga terus melanjutkan pekerjaan preservasi secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas jalan tol tetap prima. Kami memahami bahwa pekerjaan preservasi dapat berdampak terhadap perjalanan pengguna jalan, sehingga seluruh pelaksanaannya dilakukan secara terencana dengan memperhatikan berbagai aspek penting agar pekerjaan tetap berjalan namun arus lalu lintas di sekitar tetap terjaga,” katanya, Kamis (20/8/2026).

Untuk meminimalkan dampak terhadap mobilitas pengguna jalan, mayoritas pekerjaan preservasi dilaksanakan pada malam hingga dini hari ketika volume lalu lintas relatif lebih rendah. Pelaksanaan preservasi juga memperhatikan ketentuan PP No 23/2024 tentang Jalan Tol Pasal 88 ayat (3) yang mengatur bahwa kegiatan preservasi harus memperhatikan keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Selama pekerjaan berlangsung, lajur terdampak dibatasi dan dilengkapi rambu peringatan serta perangkat pengamanan, sementara petugas operasional disiagakan selama 24 jam untuk memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat di lapangan.

Riva memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jalan selama pekerjaan preservasi berlangsung. Jasa Marga terus berupaya untuk memberikan layanan terbaik melalui pelayanan jalan tol yang lancar, aman dan nyaman.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |