loading...
Karhutla di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (18/8/2026). Foto: BPBD Kabupaten Bulungan
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan bencana pada periode pelaporan Kamis hingga Jumat, 20-21 Agustus 2026. Pada periode pelaporan ini, seluruh kejadian baru merupakan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Laporan karhutla pertama terjadi di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Kamis (20/8/2026). Lahan terbakar berada di wilayah Desa Lalang Kecamatan Manggar dan Desa Lenggang serta Desa Lintang di Kecamatan Renggiang. Total lahan terbakar seluas 3,8 hektare.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung Timur segera mengerahkan personil dan perlengkapan untuk melakukan upaya pemadaman. Sebanyak 4 personel membawa 4 set mesin pompa gendong, selang pemadam, serta 1 unit kendaraan operasional untuk melakukan pemadaman api serta pendinginan lahan.

Baca juga: Karhutla di Kalimantan, Jarak Pandang di Sejumlah Bandara Jadi Perhatian
“Api berhasil dipadamkan di hari yang sama. Tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Meski telah padam, BPBD Kabupaten Belitung Timur tetap melakukan pemantauan untuk memastikan api tidak kembali muncul dan menyebar ke wilayah lainnya,” ungkap Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (21/8/2026).

Selanjutnya, Berton mengatakan kebakaran hutan dan lahan melanda beberapa wilayah di Provinsi Jawa Timur. Pada Rabu (19/8/2026), karhutla menghanguskan 20 hektare hutan yang berada di wilayah Petak 102 Aren, Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso.































