loading...
Perkembangan layanan kesehatan gigi di Indonesia terus bergerak ke arah yang semakin modern, tidak hanya dari sisi teknologi medis, tetapi pengalaman pasien.
JAKARTA - Perkembangan layanan kesehatan gigi di Indonesia terus bergerak ke arah yang semakin modern, tidak hanya dari sisi teknologi medis, tetapi juga pengalaman pasien. Hal ini terlihat dari perjalanan OMDC Group yang kini memasuki usia ke-13 sejak pertama kali hadir melalui satu poli di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.
Mengusung tema New Chapter: Beyond Boundaries, momentum ulang tahun ke-13 dimanfaatkan untuk menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat inovasi, kualitas layanan, pengalaman pasien, serta kontribusi kepada masyarakat.
Perjalanan selama lebih dari satu dekade tersebut juga ditandai dengan pertumbuhan jaringan klinik serta pengembangan konsep layanan yang dinilai lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat modern.
Dalam perayaan ulang tahun kali ini, OMDC juga menggelar kegiatan sosial dengan membagikan 1.300 paket sembako di 13 cabang. Angka tersebut dipilih sebagai simbol perjalanan perusahaan selama 13 tahun sekaligus bentuk kontribusi kepada masyarakat.
“Bagi kami, apa yang sudah dicapai selama 13 tahun bukanlah titik akhir. Justru ini menjadi fondasi untuk berani membangun sesuatu yang lebih besar. Kami sudah punya sejumlah rencana yang tak sabar ingin kami hadirkan untuk masyarakat. Semangatnya tetap sama: terus berinovasi, terus menantang batas, dan terus menciptakan sesuatu yang memberikan pengalaman serta manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar drg. Oktri Manessa selaku Founder OMDC Group dalam keterangan resminya di Jakarta.
Baca Juga: El Rumi Buka Suara soal Isu Pelecehan Seksual yang Seret Namanya
Teknologi Radiologi Gigi Semakin Terintegrasi
Salah satu pengembangan yang dilakukan adalah dari sisi teknologi diagnostik. OMDC Dental menghadirkan layanan 3D Advanced Dental Imaging & Radiology yang digunakan untuk membantu dokter memperoleh gambaran kondisi gigi, rahang, serta struktur jaringan di sekitarnya secara lebih detail.
Teknologi tersebut salah satunya menggunakan 3D CBCT atau Cone Beam Computed Tomography. Pemeriksaan ini mampu menghasilkan visualisasi tiga dimensi struktur gigi, tulang rahang, saraf, hingga jaringan di sekitarnya.
Penggunaan teknologi pencitraan tiga dimensi dapat mendukung dokter dalam melakukan diagnosis serta menyusun rencana perawatan yang lebih presisi. Hasil radiologi disebut dapat tersedia dalam waktu kurang dari 10 menit.































