Dalil Muraqabah dalam Al-Quran dan Hadis, Merasa Selalu Diawasi Allah

4 hours ago 3

loading...

Kesadaran bahwa Allah SWT selalu mengawasi manusia memiliki landasan kuat dalam Al-Quran dan Hadis Nabi SAW, salah satu Surat Al Baqarah ayat 235. Foto ilustrasi/Sindonews

Muraqabah merupakan salah satu sikap penting yang perlu dimiliki setiap Muslim. Muraqabah mengajarkan seseorang untuk senantiasa meyakini bahwa Allah SWT melihat setiap perbuatannya, mengetahui gerak tubuhnya, serta mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi di dalam jiwa dan hati.

Dengan kesadaran tersebut, seorang Muslim akan lebih berhati-hati dalam menjalani kehidupan. Ia tidak hanya menjaga perilakunya ketika dilihat manusia, tetapi juga ketika berada seorang diri karena meyakini bahwa tidak ada satu pun perbuatan yang luput dari pengawasan Allah SWT .

Ibnu Al-Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa muraqabah adalah pengetahuan dan keyakinan seorang hamba secara terus-menerus bahwa Allah SWT mengetahui keadaan lahir maupun batinnya.

Dalam Madarij As-Salikin, Ibnu Al-Qayyim menerangkan bahwa Allah SWT mengetahui perkataan, amal perbuatan hingga setiap hembusan napas manusia. Tidak ada satu detik pun yang terlepas dari perhatian-Nya.

Dalil Al-Qur'an tentang Muraqabah

Kesadaran bahwa Allah SWT selalu mengawasi manusia memiliki landasan kuat dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman:

وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِي أَنْفُسِكُمْ فَاحْذَرُوهُ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ غَفُورٌ حَلِيمٌ

"Ketahuilah bahwa Allah mengetahui apa yang ada dalam hatimu. Maka, takutlah kepada-Nya. Ketahuilah bahwa Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun." (QS Al-Baqarah: 235)

Baca juga : Muraqabah, Kesadaran Merasa Diawasi Allah yang Bisa Mencegah Korupsi dan Maksiat

Ayat tersebut mengingatkan bahwa Allah SWT mengetahui apa yang ada dalam hati manusia. Karena itu, seorang Muslim diperintahkan untuk selalu berhati-hati dalam menjaga niat maupun perbuatannya.

Allah SWT juga berfirman:

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |