Makin mudah baca berita nasional dan internasional.
Kanal
MNC Portal
Live TV
Radio Live
MNC Networks
Senin, 03 Agustus 2026 - 05:15 WIB
Nirmal Purja dikenal sebagai pendaki gunung yang sebelumnya bergabung sebagai pasukan Gurkha. Foto/X/@airnewsalerts
ISLAMABAD - Pendaki Inggris- Nepal Nirmal Purja, yang meninggal dalam longsoran salju di Broad Peak, adalah salah satu tokoh yang paling dikenal dalam dunia pendakian gunung saat ini.
Ia memegang beberapa rekor, tetapi prestasinya yang paling terkenal adalah pada tahun 2019, ketika ia mendaki 14 puncak tertinggi di dunia hanya dalam waktu enam bulan - mencetak rekor pada saat itu sebagai waktu tercepat yang pernah dicapai oleh siapa pun dalam mendaki ke-14 gunung tersebut.
Purja, yang juga dikenal sebagai Nims Dai, termasuk di antara 10 pendaki yang hilang setelah longsor salju pada hari Kamis di Broad Peak, sebuah gunung setinggi 8.047 meter (26.400 kaki) di Gilgit-Baltistan yang dikelola Pakistan.
Kemudian perusahaan tempatnya bekerja, Elite Expeditions, mengatakan bahwa ia adalah salah satu dari 10 orang yang tewas dalam longsor salju tersebut. Jenazahnya ditemukan sekitar 5.700 meter di atas gunung.
4 Fakta Nirmal Purja, Mantan Pasukan Gurkha yang Memilih Menjadi Pendaki Gunung
1. Lahir dari Keluarga Gurkha
Melansir BBC, pria berusia 43 tahun ini lahir di sebuah desa kecil di distrik Myagdi yang bergunung-gunung di Nepal, yang terletak sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut.
Ia berasal dari keluarga Gurkha, kelompok tentara Nepal yang terkenal di dunia yang telah bertugas di berbagai angkatan bersenjata, termasuk Angkatan Darat Inggris.
Mengikuti jejak ayah dan kakak-kakaknya, ia bergabung dengan Gurkha pada tahun 2003 di usia 18 tahun dan bergabung dengan Pasukan Khusus Inggris pada tahun 2009.
2. Menaklukkan Banyak Puncak Dunia
Selama 16 tahun di militer Inggris, ia mengembangkan minat dalam pendakian gunung.
Pada tahun 2012, ia berjalan kaki ke base camp Everest dan, alih-alih kembali ke Kathmandu seperti yang direncanakan, ia memutuskan untuk belajar mendaki "secara nyata", menurut situs webnya.
Ia segera menaklukkan Lobuche East setinggi 6.119m, yang merupakan "puncak pertamanya", menurut situs webnya.
Semangat petualangan spontan ini tetap menjadi bagian dari kepribadiannya, bahkan pada ekspedisi terbarunya ke Broad Peak.
Dalam unggahan terakhirnya di X, yang diterbitkan pada hari Senin, Purja mengatakan bahwa ia tidak bermaksud mendaki Broad Peak.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025































