loading...
KH Bahauddin Nursalim atau yang populer dengan sapaan Gus Baha. Foto istimewa
Hukum demonstrasi dalam Islam kerap menjadi perbincangan, terutama ketika aksi unjuk rasa dilakukan untuk menyampaikan kritik terhadap kebijakan pemerintah.
KH Bahauddin Nursalim atau yang populer dengan sapaan Gus Baha menjelaskan bahwa demonstrasi pada dasarnya berarti memperlihatkan atau menunjukkan sesuatu. Dalam konteks aksi massa, hal yang ditunjukkan dapat berupa kekuatan, sikap maupun aspirasi masyarakat.
Dalam kajiannya yang disampaikan melalui kanal YouTube NU Channel, Gus Baha menjelaskan bahwa hukum demonstrasi tidak bersifat mutlak. Kebolehannya bergantung pada cara, tujuan dan dampak dari aksi tersebut. "Demonstrasi diperbolehkan selama tidak merugikan orang lain, tidak bersifat anarkis, dan tidak menimbulkan mudarat bagi kelompok lain," jelas Gus Baha.
Pandangan tersebut menunjukkan bahwa Islam memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Namun, kebebasan tersebut tetap dibatasi oleh etika dan prinsip untuk tidak menimbulkan kerusakan.
Demonstrasi Harus Islami dan Konstitusional
Gus Baha juga menjelaskan bahwa masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan pendapat dalam kehidupan bernegara. Tidak menggunakan hak untuk menyampaikan aspirasi ketika terdapat persoalan yang perlu dikritisi juga dapat dipandang sebagai sikap yang kurang bertanggung jawab.
Baca juga: Kisah Malaikat Menunaikan Salat Jumat, Benarkah Pahalanya Diberikan kepada Umat Nabi SAW?
Meski demikian, penyampaian aspirasi harus dilakukan dengan cara yang baik, sesuai dengan nilai-nilai Islam serta tidak bertentangan dengan hukum dan konstitusi.
Dengan kata lain, demonstrasi bukanlah ruang untuk melakukan kekerasan atau tindakan anarkis. Demonstrasi seharusnya menjadi sarana menyampaikan aspirasi secara tertib dan bertanggung jawab.
Belajar dari Kisah Daud dan Jalut
Dalam menjelaskan pentingnya kontrol terhadap kekuatan, Gus Baha mengaitkannya dengan firman Allah SWT dalam Surat Al-Baqarah ayat 251.
Allah SWT berfirman:
فَهَزَمُوْهُمْ بِاِذْنِ اللّٰهِۗ وَقَتَلَ دَاوٗدُ جَالُوْتَ وَاٰتٰىهُ اللّٰهُ الْمُلْكَ وَالْحِكْمَةَ وَعَلَّمَهٗ مِمَّا يَشَاۤءُۗ وَلَوْلَا دَفْعُ اللّٰهِ النَّاسَ بَعْضَهُمْ بِبَعْضٍ لَّفَسَدَتِ الْاَرْضُ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ ذُوْ فَضْلٍ عَلَى الْعٰلَمِيْنَ































