Dorong Ekspor Nasional, Batam Dibidik Jadi Pusat KEK UMKM

3 hours ago 4

loading...

Foto: Doc. Istimewa

Staf Khusus Presiden RI Periode 2019-2024 yang kini menjabat sebagai Komite Eksekutif Presiden Prabowo Subianto, Billy Mambrasar, mendorong batam untuk bangun Kawasan Ekonomi Khusus di Kota Batam yang tenantnya adalah Pelaku UMKM, untuk tujuan ekspor dan impor UMKM, baik antar negara, maupun antar wilayah di Indonesia. KEK UMKM ini akan memberikan kemudahan kepada pelaku UMKM yang beroperasi di sana, seperti kebijakan insentif, bea cukai ekspor dan impor, hingga pelatihan dan pendampingan.

Hal ini disampaikan Billy Mambrasar, yang diundang oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau, pada tanggal 26 Agustus 2026 di Hotel Ibis, Kota Batam, yang dihadiri oleh Kementerian Koperasi dan UMKM, Pemda Kepri, Pemda Kota Batam, dan BP Batam, serta perwakilan Masyarakat pelaku UMKM.

“Selama ini kita merayakan besarnya Investasi asing yang masuk batam, dan perkembangan Industri yang luar biasa. Akan tetapi, siapa yang memikirkan Nasib UMKM yang pelaku utamanya adalah Masyarakat Biasa? Kalau Investasi dan manufaktur itu yang berkepentinga utamanya kelompok bisnis dan oligarki, dan memang ada penyerapan tenaga kerja juga, tapi tidak sebanyak UMKM. Akan tetapi, ingat bahwa UMKM adalah dari dan oleh Masyarakat. Jadi dalam acara ini saya meminta kepada Pemerintah Provinsi, BP Batam dan Pemerintah Pusat, seperti Kementerian Koperasi dan UMKM, dan Kementerian Perdagangan untuk mengakomodir para pelaku UMKM dalam satu Kawasan khusus dengan tujuan menyiapkan mereka menjadi eksportir, dengan segala kemudahan yang ada”, Ujar Billy Mambrasar, yang juga bekerja sebagai dosen ekonomi di Politeknik Negeri Batam.

Menurut Billy Mambrasar, saat ini struktur pertumbuhan ekonomi Kota Batam mayoritas di kontribusikan oleh Investasi dan Ekspor, sementara konsumsi rumah tangga, hanya di kisaran angka 20-30% dari PDRB. Ini menunjukkan fenomena “capital outflow” dalam ekonomi, yang mana uang investasi yang besar masuk ke batam, akan tetapi perputarannya tidak terjadi di Kota Batam, akan tetap langsung dibelanjakan ke luar. Salah satu pendorong konsumsi rumah tangga terbesar adalan aktifitas UMKM yang pelaku utamanya adalah Masyarakat.

Selain itu, menurut Billy Mambrasar, sektor utama penyerap tenaga kerja formal dan informal masih UMKM, sehingga Billy Pemerintah Provinsi Kepri atau Kota Batam, sehingga pengembangan sektor ini dapat secara signifikan mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di kota batam bahkan di Provinsi Kepulauan Riau, sehingga secara otomatis dapat meningkatkan kesejahteraan Masyarakat.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |