loading...
Deretan Rekor Angkat Besi Rizki Juniansyah yang Baru Diangkat Jadi Kapten TNI. Foto: SINDOnews
Nama Rizki Juniansyah kian menguat sebagai ikon angkat besi Indonesia. Deretan rekor dunia yang dicetaknya di berbagai kejuaraan internasional tak hanya menghadirkan medali emas bagi Merah Putih, tetapi juga mengantarkannya pada kehormatan baru di luar arena olahraga: kenaikan pangkat istimewa menjadi Kapten TNI.
Apresiasi tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat penyerahan bonus atlet di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026). Presiden menegaskan, prestasi Rizki merupakan simbol kehormatan bangsa di kancah global, sehingga layak mendapat penghargaan khusus. Atas rekomendasi Panglima TNI, Rizki naik dua tingkat dari Letnan Dua langsung ke Kapten.
Puncak prestasi terbaru Rizki terjadi di SEA Games ke-33 Thailand 2025. Turun di kelas 79 kilogram putra, lifter berusia 22 tahun itu tampil dominan dengan catatan 160 kilogram pada snatch dan 205 kilogram pada clean & jerk. Total angkatan 365 kilogram memastikan dua medali emas sekaligus memecahkan dua rekor dunia.
Angkatan clean & jerk 205 kilogram mempertajam rekor dunia miliknya sendiri, sementara total 365 kilogram melampaui rekor sebelumnya atas nama lifter Mesir, Abdelrahman Younes. Catatan ini menegaskan Rizki sebagai lifter elite dunia di kelas barunya.
Tak hanya di SEA Games, deretan rekor Rizki tersebar di berbagai ajang bergengsi. Pada Olimpiade Paris 2024, ia meraih medali emas yang menjadi tonggak sejarah kariernya. Di IWF World Cup 2024, Rizki juga tampil sebagai juara dengan mencetak rekor dunia. Sementara pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2025, ia kembali mempertajam rekor clean & jerk dan total angkatan.
Prestasi lainnya datang dari Islamic Solidarity Games 2025, di mana Rizki meraih emas sambil memecahkan rekor total angkatan. Sebelumnya, ia juga dua kali menyandang gelar juara dunia junior pada Junior World Championships 2021 dan 2022 di kelas 73 kilogram.
Rizki termasuk lifter yang sukses beradaptasi dengan perubahan kelas berat Federasi Angkat Besi Internasional (IWF) pada 2025. Setelah kelas 73 kilogram dihapus dan digantikan kelas 79 kilogram, ia justru mampu melanjutkan dominasinya dan mencatat rekor-rekor baru.
Deretan prestasi dan rekor itulah yang kini mengiringi status barunya sebagai Kapten TNI. Dari podium angkat besi hingga institusi negara, Rizki Juniansyah membuktikan bahwa dedikasi, disiplin, dan prestasi dunia mampu membuka jalan pengabdian yang lebih luas bagi Indonesia.





































