loading...
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi merespons Indonesia yang hendak terlibat langsung dalam upaya mediasi Amerika Serikat dan Iran. Dia menegaskan pemerintahannya tidak akan negosiasi dengan AS. Foto: Jonathan Simanjuntak
JAKARTA - Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi merespons Pemerintah Indonesia yang hendak terlibat langsung dalam upaya mediasi Amerika Serikat dan Iran. Dia menegaskan pemerintahannya tidak akan melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat.
Meski demikian, Boroujerdi mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia yang hendak menjadi juru damai atas konflik ini.
Baca juga: Donald Trump: 'Khamenei, Salah Satu Orang Paling Jahat dalam Sejarah, Telah Meninggal'
"Kami tentu menyampaikan apresiasi atas pesan dan kesiapan yang telah disampaikan Indonesia. Tetapi bagi kami tidak ada negosiasi dengan negara yang melancarkan permusuhan dengan kami yaitu Amerika Serikat," tegas Boroujerdi di Kantor Kedubes Iran untuk Indonesia, Menteng, Jakarta, Senin (2/3/2026).
Menurut dia, tak ada jaminan Amerika Serikat akan patuh terhadap sebuah kesepakatan. Dia lantas menyinggung serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel kepada Iran.
"Apa jaminan Amerika Serikat patuh terhadap sebuah kesepakatan? Kami berharap negara-negara Islam apabila melihat serangan ini merupakan langkah yang ilegal, maka harus memberikan kutukan secara keras terhadap serangan ilegal yang terjadi," ungkap Boroujerdi.
Dia berharap negara-negara dalam organisasi kerja sama islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan dukungan kepada Iran. Dia juga berharap sebuah kampanye tetap dilanjutkan untuk menolak peperangan.
"Kedua, kami berharap negara-negara Islam menggunakan seluruh kemampuan dan potensinya di badan OKI sekaligus PBB untuk memberikan dukungan kepada Iran," ucapnya.



































