loading...
Pemprov DKI Jakarta mengerahkan armada dan personel lintas perangkat daerah dalam operasi water mist dan pembasahan di berbagai wilayah. Foto/Tangkapan layar @dinaslhdki
JAKARTA - Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah menyebar ke Jakarta sejak kemarin. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun melakukan sejumlah langkah untuk mencegah dampak dari paparan abu vulkanik tersebut.
Dampak erupsi Gunung Anak Krakatau pada Jumat tengah malam pekan lalu tidak hanya dirasakan masyarakat Lampung dan Banten. Warga Jakarta pun merasakan dampaknya setelah sebaran abu vulkanik tersebut juga sampai di Ibu Kota.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui beberapa dinas terkait pun melakukan antisipasi mencegah dampak berkelanjutan dari sebaran abu vulkanik tersebut. Berikut ini 3 langkah yang dilakukan:
1. CFD Diakhiri Lebih Cepat

Warga berolahraga di area CFD Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (6/9/2026). Foto/Dzikry Subhanie
Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day ( CFD ) pada Minggu, 6 September 2026, diakhiri lebih awal pada pukul 09.00 WIB sebagai langkah antisipasi terhadap potensi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau serta mempertimbangkan kondisi kualitas udara.
Untuk diketahui, meski secara abu vulkanik terasa sejak Minggu dini hari kemarin, antusiasme masyarakat berolahraga di area CFD Jakarta yakni di Jalan Rasuna Said dan Jalan Sudirman-MH Thamrin tetap tinggi. Menyadari hal tersebut, Pemprov melakukan langkah mengakhiri lebih cepat CFD di Sudirman-Thamrin, yang seharusnya selesai pukul 10.00 WIB, menjadi pukul 09.00 WIB.
Baca Juga: DKI Jakarta Terapkan PJJ Mulai 7 September 2026 Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau
"Sebagai upaya perlindungan bagi masyarakat, petugas Dishub DKI Jakarta turut membagikan masker kepada warga di area HBKB dan mengimbau masyarakat untuk segera kembali ke rumah serta mengurangi aktivitas di luar ruangan," demikian dikutip dari akun Instagram @dishubdkijakarta.
2. Melakukan Penyemprotan Jalan
Pemprov DKI Jakarta mengerahkan armada dan personel lintas perangkat daerah dalam operasi water mist dan pembasahan di berbagai wilayah. Petugas yang terlibat antara lain dari Damkar, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pertamanan dan Kehutanan.







































