Purbaya Sebut APBN Masih Sanggup Bayarin Utang Kereta Whoosh

5 hours ago 7

loading...

Menkeu, Purbaya menegaskan, saat ini APBN masih sanggup untuk menekan beban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Foto/Dok

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, saat ini Anggaran Pendapatan Belanja Negara ( APBN ) masih sanggup untuk menekan beban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh . Bahkan dengan utang whoosh, APBN dipastikan belum menyentuh batas defisit 3% dari PDB.

"APBN kita kan cukup untuk itu (selesaikan utang whoosh), tanpa melewati 3 persen (defisit APBN terhadap PDB), pasti ada atau kita lakukan penghematan di tempat lain," ujarnya saat ditemui di Wisma Danantara, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga: Purbaya Sebut Belum Diundang soal Utang Whoosh Ditanggung APBN

Namun demikian Purbaya mengaku hingga saat ini belum ada arahan dari Presiden Prabowo untuk menggulirkan APBN untuk menyelesaikan utang Kereta Cepat. Sehingga masih menunggu Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk melakukan restrukturisasi penyelesaian utang.

"Tadi belum ada pembahasan. Saya akan tunggu sampai dapat berita terakhir dari Pak Rosan. Tapi pada dasarnya begitu diputuskan Presiden, saya akan eksekusi," lanjutnya.

Purbaya memastikan proses penyelesaian utang whoosh akan dilakukan secara hati-hati dan tidak akan mengganggu ruang fiskal maupun program-program yang akan dijalankan oleh Pemerintah. Baca Juga: Terganjal Utang Whoosh, AHY Blak-blakan soal Nasib Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

"Saya akan beresin supaya semuanya berlangsung smooth. Tapi sampai sekarang saya belum mendapatkan informasi dari Pak Rosan, jadi saya akan tunggu dulu," tambahnya.

Sebelumnya Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengatakan, penyelesaian masalah utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) atau Whoosh sudah masuk dalam Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2025.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |