loading...
USS Dwight D. Eisenhower, kapal induk bertenaga nuklir AS yang dilanda kebakaran pada 14 April lalu. Ia jadi kapal induk kedua AS yang dilanda kebakaran sepanjang tahun ini. Foto/US Navy/MC2 Hunter Day
WASHINGTON - Untuk kedua kalinya sepanjang tahun ini, kebakaran terjadi di salah satu kapal induk super bertenaga nuklir Angkatan Laut Amerika Serikat (AS). Tiga pelaut dilaporkan terluka pada Selasa akibat kebakaran di atas kapal induk USS Dwight D. Eisenhower (CVN-69).
Para pelaut dirawat di atas kapal perang dan sejak itu telah kembali bertugas penuh, demikian konfirmasi Angkatan Laut AS, sebagaimana dikutip dari Forbes, Jumat (17/4/2026).
Baca Juga: Kapal Induk USS Gerald R Ford Terbakar, AS Klaim Bukan akibat Serangan Iran
Angkatan Laut belum menunjukkan di mana lokasi persisnya kebakaran terjadi, tetapi insiden itu terjadi selama masa pemeliharaan CVN-69, periode terjadwal di mana kapal perang menghentikan operasi untuk perbaikan atau peningkatan, di Pangkalan Angkatan Laut Norfolk, Virginia.
USS Dwight D. Eisenhower telah berada di galangan kapal Angkatan Laut AS selama 16 bulan, menjalani pemeliharaan pasca-penugasan.
“Pada tanggal 14 April, USS Dwight D. Eisenhower mengalami kebakaran kecil yang segera ditangani dan dipadamkan oleh awak kapal dan personel Galangan Kapal Angkatan Laut Norfolk, yang merespons dengan cepat sesuai pelatihan. Tiga pelaut dirawat oleh tim medis kapal dan kembali bertugas penuh,” kata Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan.
Baru sebulan yang lalu terjadi kebakaran yang lebih serius di kapal induk USS Gerald R. Ford (CVN-78) milik Angkatan Laut AS, yang membutuhkan waktu hampir 30 jam untuk ditangani dan kemudian berdampak pada operasi kapal tersebut selama dua hari. Insiden ini membuat kapal induk terbesar Amerika itu keluar dari perang melawan Iran, yang dikenal sebagai "Operasi Epic Fury".
Kapal tersebut sejak itu telah menjalani perbaikan di Split, Kroasia, dan pada minggu ini telah kembali berlayar di Mediterania timur.




































