Kisah Orlando Ferrari, Wisudawan UGM yang Jago Matematika dan Peraih IPK 4.00

3 hours ago 2

loading...

Wisudawan UGM Orlando Ferrari yang lulus dengan IPK 4.00 dan menyelesaikan kuliah 3,5 tahun. Foto/UGM.

JAKARTA - Orlando Ferrari, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) , bisa menjadi teladan bagi calon mahasiswa baru. Ia berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4.00 serta menyelesaikan studinya dalam waktu hanya 3,5 tahun.

Mahasiswa asal Kalimantan Tengah ini menempuh pendidikan di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), jurusan Matematika. Bagi banyak orang, matematika mungkin dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit, tetapi bagi Orlando, bidang ini adalah passion yang membawanya ke berbagai pencapaian bergengsi di tingkat nasional dan internasional.

Baca juga: Cerita Nadya, Mahasiswa Difabel Tunarungu yang Lulus Cumlaude di ITS

Sebagai anggota Himpunan Mahasiswa Matematika (Himatika) UGM, Orlando meraih medali perunggu di Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT).

Setahun kemudian, ia berhasil meningkatkan prestasinya dengan meraih medali emas di ajang yang sama pada 2023. Prestasinya semakin gemilang ketika ia mewakili Indonesia di International Mathematics Competition (IMC) di Bulgaria 2023 dan membawa pulang medali perak.

Baca juga: Wisuda Sarjana dan Magister Ukrida, 7 Mahasiswa Jadi Lulusan Terbaik

Orlando merupakan anak sulung dari dua bersaudara dan berhasil masuk jurusan Matematika UGM melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), yang kini dikenal sebagai SNBT. Namun, perjalanan studinya tidak selalu mudah. Saat baru memasuki semester pertama pada tahun 2021, ia harus menghadapi kehilangan besar karena ayahnya meninggal dunia.

Peristiwa ini sempat membuatnya terpukul, mengingat sang ayah adalah sosok yang paling menginginkannya berkuliah di UGM dan bahkan melanjutkan pendidikan hingga jenjang S2 di sana.

Baca juga: Cerita Aulia Ayub, Wisudawan Termuda dan Tercepat Program Spesialis UGM dengan IPK Sempurna

“Sebenarnya Ayah saya yang paling pengen saya kuliah di UGM. Bahkan bisa S2 di sini,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca, dikutip dari laman UGM, Kamis (27/2/2025).

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |