loading...
Video jejak rudal jelajah Tomahawk hantam kompleks SD putri di Minab, Iran, membuat Amerika Serikat tidak bisa menyangkal lagi. Foto/Screenshot video Mehr News Agency
TEHERAN - Sebuah video yang baru dirilis media pemerintah Iran menunjukkan rudal jelajah Tomahawk Amerika Serikat (AS) menghantam kompleks sekolah dasar (SD) putri di Minab pada 28 Februari lalu. Di kompleks yang diserang itulah 175 orang tewas, banyak di antaranya para siswi.
Video tersebut, yang diunggah pada hari Minggu oleh Mehr News Agency, menunjukkan rudal jelajah Tomahawk menghantam kompleks bangunan tersebut. Kompleks itu sebenarnya mencakup bangunan bekas pangkalan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, dan SD putri itu juga ada di sana.
Baca Juga: AS Diduga Serang SD Minab Iran yang Tewaskan 168 Orang, tapi Trump Salahkan Teheran
Bukti video ini membuat AS sulit untuk menyangkal lagi, karena militernya adalah satu-satunya pengguna rudal Tomahawk.
Sejumlah bukti yang dikumpulkan oleh The New York Times—termasuk citra satelit, unggahan media sosial, dan video terverifikasi lainnya—menunjukkan bahwa gedung SD Shajarah Tayyebeh rusak parah akibat serangan presisi yang terjadi bersamaan dengan serangan terhadap bekas pangkalan Angkatan Laut IRGC.
Ketika ditanya oleh seorang jurnalis The New York Times pada hari Sabtu apakah Amerika Serikat telah mengebom sekolah tersebut, Presiden Donald Trump berkelit dan justru menuduh balik Iran sebagai pelakunya.
“Tidak. Menurut pendapat saya dan berdasarkan apa yang telah saya lihat, itu dilakukan oleh Iran," kata Trump. Dia mengatakan, “Mereka sangat tidak akurat, seperti yang Anda ketahui, dengan amunisi mereka.”
Menteri Pertahanan Pete Hegseth, yang berdiri di samping Trump, mengatakan Pentagon sedang menyelidiki. "Tetapi satu-satunya pihak yang menargetkan warga sipil adalah Iran," klaim bos Pentagon tersebut.

































