Gelar Apel Nasional, Dirut PLN Jamin Keandalan Listrik Lewat Pasukan 'Lautan Biru' 72 Ribu Personel

7 hours ago 8

loading...

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (tengah) beserta jajarannya saat bersama media di sela agenda Apel Siaga Kelistrikan Nasional di Kantor PLN UIP2B Jamali, Depok pada Kamis (19/3).

JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo menegaskan sebanyak 72.053 personel PLN terus siaga menjaga keandalan pasokan listrik secara nasional menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H. Hal ini disampaikannya dalam Apel Kelistrikan Nasional yang diikuti segenap personel siaga PLN Group di Tanah Air. Apel tersebut digelar secara hybrid di Kantor PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat pada Kamis (19/3).

Dalam apel tersebut, Darmawan memaparkan bahwa kondisi sistem kelistrikan nasional saat ini berada dalam status aman dan terkendali untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H.

“Sistem kelistrikan Alhamdulillah berjalan dengan aman, dalam kondisi prima. Beban puncak diperkirakan sekitar 35 GW (gigawatt) dengan daya mampu pasok lebih dari 51 GW, sehingga kondisi sistem sangat aman. Ketersediaan energi primer, baik batu bara, BBM, maupun gas juga dalam kondisi terjaga,” ujarnya.

Dengan kapasitas tersebut, sistem kelistrikan nasional memiliki cadangan daya yang memadai untuk menjaga keandalan sistem selama periode Idulfitri.

Lebih lanjut, Darmawan menegaskan, kesiagaan personel selama masa siaga pada 12 hingga 31 Maret 2026 menjadi garda terdepan dalam menjaga kelancaran pasokan listrik. Untuk itu, sebanyak 72.053 personel tersebar di 4.137 posko di seluruh tanah air dan bersiaga 24 jam nonstop.

“Personel PLN di seluruh Indonesia terus siaga. Di tengah periode libur panjang, kami tetap bertugas di lapangan untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Kami juga memastikan objek vital serta kegiatan ibadah pada Idulfitri dapat berlangsung lancar,” terangnya.

Para personel tersebut juga didukung kendaraan operasional berupa 4.901 unit mobil dan 4.594 unit sepeda motor, serta berbagai peralatan pendukung seperti 2.005 unit genset, 773 unit uninterruptible power supply (UPS), 1.349 unit gardu bergerak (UGB), dan 429 unit crane sebagai pengamanan berlapis.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |