loading...
Sosok si Pitung jadi perhatian di tengah cosplayer Noni-noni Belada di Kota Tua Jakarta. Foto: Niko Prayoga
JAKARTA - Pemain kostum atau kerap dikenal dengan cosplayer menjadi salah satu daya tarik wisatawan di Kawasan Wisata Kota Tua . Puluhan cosplayer dari mulai pahlawan hingga noni Belanda berjejer di pelataran samping Museum Fatahillah. Namun, di tengah deretan cosplayer gaya kolonial itu, terselip satu cosplayer unik yang justru mengenakan pakaian khas Betawi.
Ialah Epi atau akrab disapa Bang Pei, seorang warga Penjaringan Jakarta Utara yang memilih menjadi cosplayer Pitung yang merupakan tokoh pahlawan Betawi. Mengenakan peci, baju pangsi merah, sabuk dan golok yang terselip di pinggang, ia dengan gesit memperagakan gerakan silat Betawi di depan para wisatawan.
Baca Juga : Ada Springtime Easter Feast di Kawasan Kota Tua, Momen Paskah Keluarga Jadi Lebih Berkesan
Pemandangan tersebut tentunya cukup kontras di tengah para cosplayer pahlawan dan noni Belanda yang berjejer di Kota Tua. Epi mengungkapkan, peran Pitung yang diperagakannya sebagai cosplayer itu bukan hata untuk mencari rupiah dari pengunjung yang berfoto, namun juga sekaligus mengenalkan budaya Betawi yang dinilai sudah mulai luntur kepada masyarakat.
“Cosplay si Pitung, kalau Babe tetap aja betawi ini kita jalan terus gitu. Jangan dilupain dia punya silat, dia punya Bang Pitung. Ngenalin budaya aja kita mah. Kita mah cuman pasang badan aja biar pada tahu semua deh tentang sejarahnya Si Pitung,” ungkap Epi saat diwawancarai di Kota Tua Jakarta Utara, Minggu (5/4/2026).
Pemilihan tokoh Si Pitung oleh Epi sebagai cosplayer buka tanpa alasan. Bagi dirinya, sosok Pitung merupakan seorang pahlawan Betawi yang berjasa dalam menolong rakyat yang diperas oleh kolonial Belanda pada masanya.
Baca Juga : Mengintip Suasana Kota Tua, Lokasi Syuting Film yang Dibintangi Lisa BLACKPINK
“Jadi dia menolong rakyat. Rakyatnya diperes, jadi Bang Pitung menolong rakyat. Jadi barangnya diambil buat rakyat lagi,” ucap dia.

































