loading...
Di tengah modernisasi besar-besaran Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Terminal 2 hadir dengan wajah yang diperbarui, namun tetap menyimpan rasa lama yang sulit tergantikan. Foto: Dok Sindonews
TANGERANG - Di tengah modernisasi besar-besaran Bandara Internasional Soekarno-Hatta , Tangerang, Terminal 2 hadir dengan wajah yang diperbarui, namun tetap menyimpan rasa lama yang sulit tergantikan.
Renovasi yang dilakukan memang membawa sejumlah perubahan, tetapi bagi banyak orang, Terminal 2 bukan sekadar bangunan transit. Ia adalah ruang penuh cerita, tempat perpisahan, kepulangan, dan kenangan yang tumbuh sejak bertahun-tahun lalu.
Renovasi Lebih Fungsional dari Sekadar Visual
Wajah baru Terminal 2 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta berhasil menghadirkan wajah yang lebih modern tanpa kehilangan identitas aslinya.
Wira Nurmansyah, traveler influencer menyebutkan bahwa suasana bandara dengan konsep saat ini menjadikannya lebih terang , terbuka, serta clean. “Buat saya pribadi, in upgrade yang signifikan karena Terminal 2 terasa lebih relevan dengan kebutuhan penumpang baik dari sisi estetika maupun kenyamanan,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Menurut Benedictus Nathaniel R, seorang avgeek, perubahan paling terasa justru bukan pada tampilan fisik secara drastis, melainkan pada kebijakan akses dan tata kelola ruangnya. “Kalau dulu, akses ke sisi dalam terminal itu tidak sebebas sekarang, karena ada dua lapis security checkpoint: satu di depan pas mau masuk ke checkin, satu di belakang mau masuk boarding gate,” ucap Nathaniel.
Kini, area komersial tidak lagi eksklusif hanya untuk penumpang. Pengantar dan pengunjung bisa ikut menikmati tenant yang ada di dalam. Toko dan F&B mendapat potensi penjualan lebih luas, penumpang tidak merasa terlalu dibatasi, dan pengantar pun punya ruang untuk menunggu dengan nyaman.
Perubahan ini membuat Terminal 2 terasa “slightly better”, bukan revolusi besar, tetapi peningkatan yang relevan dan manusiawi.
Sementara itu, Terminal 2F kini dipusatkan sebagai terminal khusus haji dan umrah. Pengaturan ini membuat arus penumpang lebih tertata, terutama saat musim ramai. Ada kombinasi antara renovasi fisik dan penyesuaian fungsi yang membuat operasional menjadi lebih efisien.

































