Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi Tekan Capital Outflow Aset Kripto

1 day ago 7

loading...

Forum diskusi CFX Cryptalk yang digelar di Jakarta, Senin (2/2). FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - PT Central Finansial X (CFX) berupaya menekan capital outflow aset kripto dengan meningkatkan daya saing pasar domestik melalui penurunan biaya transaksi bursa. Langkah tersebut dibahas dalam forum diskusi CFX Cryptalk yang digelar di Jakarta, Senin (2/2).

“Aspek regulasi dan pengawasan oleh otoritas, serta dukungan ekosistem perdagangan aset keuangan digital yang telah terbentuk, dapat menjadi pondasi penting dalam meningkatkan daya saing sektor aset keuangan digital Indonesia di tingkat global,” ujar Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD) OJK Djoko Kurnijanto.

CFX yang merupakan bursa aset kripto pertama di Indonesia yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk memperkuat posisi Indonesia di tengah persaingan industri kripto global. Peningkatan aktivitas transaksi domestik dinilai berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional.

Baca Juga: OJK Sebut 72% Exchange Kripto RI Masih Rugi, Ini Biang Masalahnya

Salah satu tantangan utama industri kripto nasional saat ini adalah struktur biaya transaksi yang dinilai kurang kompetitif. Kondisi tersebut mendorong konsumen Indonesia yang sensitif terhadap harga beralih ke platform offshore tidak berizin yang menawarkan biaya transaksi lebih rendah.

Berdasarkan studi Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), volume perdagangan konsumen Indonesia melalui platform offshore tidak berizin tercatat mencapai 2,6 kali lipat lebih besar dibandingkan transaksi di platform berizin dalam negeri. Data tersebut menunjukkan masih besarnya potensi yang dapat dioptimalkan di pasar domestik.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |