Apa yang Terjadi Jika Perundingan AS-Iran Gagal? Ini Jawaban Trump

8 hours ago 2

loading...

Presiden Donald Trump sebut AS tak memiliki rencana cadangan jika perundingan damai dengan Iran di Islamabad gagal mencapai kesepakatan. Foto/via NDTV

ISLAMABAD - Amerika Serikat (AS) tidak memiliki rencana cadangan jika perundingan damai dengan Iran di Islamabad gagal. Demikian jawaban Presiden AS Donald Trump, saat delegasi tingkat tinggi dari kedua pihak melanjutkan perundingan hari ini (12/4/2026) untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Jawaban Trump disampaikan sebagai respons atas pertanyaan apakah Washington memiliki Plan B (Rencana B) yang siap jika negosiasi AS-Iran gagal atau Teheran menolak untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Baca Juga: Trump Peringatkan China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Kirim Senjata ke Iran

"Anda tidak perlu rencana cadangan. Militer mereka telah dikalahkan. Kami telah mengintegrasikan semuanya. Mereka memiliki sangat sedikit rudal. Mereka memiliki sangat sedikit kemampuan manufaktur. Kami telah menyerang mereka dengan sangat keras. Militer kami luar biasa; pekerjaan yang telah mereka lakukan," kata Trump.

Laporan media-media AS menyebutkan bahwa militer Amerika telah mengerahkan lebih banyak pasukan ke Timur Tengah, bahkan ketika gencatan senjata dua minggu yang rapuh menawarkan momen perdamaian yang langka di Teluk setelah berminggu-minggu pertempuran rudal yang intens.

Perundingan dimulai sejak Sabtu. Delegasi Iran dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf dan mencakup Menteri Luar Negeri Seyed Abbas Araghchi.

Sedangkan delegasi AS dipimpin Wakil Presiden JD Vance, yang mencakup utusan Trump; Steve Witkoff dan Jared Kushner. Sebelum perundingan dimulai, Vance memperingatkan Teheran untuk tidak mempermainkan Washington. "Jika mereka mencoba mempermainkan kami, maka mereka akan mendapati bahwa tim negosiasi tidak begitu responsif," katanya.

AS dan Iran sebelumnya berbeda pendapat tentang syarat-syarat negosiasi, di mana pemerintahan Trump mengembangkan kerangka kerja 15 poin yang dilaporkan menyerukan Iran untuk menyerahkan uranium yang sangat diperkaya dan menerima batasan pada militernya. Sedangkan Iran mengirimkan rencana 10 poinnya sendiri yang meminta ganti rugi dan AS untuk mengakui kedaulatan Teheran di Selat Hormuz.

Read Entire Article
| Opini Rakyat Politico | | |